Snoopy, anjing beagle ikonik dari komik strip Peanuts karya Charles M. Schulz, telah mengalami banyak perubahan sejak kemunculan pertamanya pada tahun 1950. Dari sekadar anjing peliharaan yang lucu hingga menjadi karakter dengan kepribadian kompleks dan imajinasi tak terbatas, Snoopy telah berkembang menjadi salah satu ikon pop yang paling dicintai di dunia. Berikut adalah perjalanan evolusi Snoopy dari masa ke masa livechat trisula88.
1. Awal Mula (1950-an): Anjing Biasa yang Menggemaskan
Ketika pertama kali muncul di komik strip Peanuts pada 4 Oktober 1950, Snoopy digambarkan sebagai anjing biasa yang hanya bertingkah seperti peliharaan setia Charlie Brown. Desain awalnya jauh lebih sederhana, dengan tubuh kecil, telinga yang sedikit terkulai, dan ekspresi polos. Pada tahap ini, Snoopy belum berbicara atau menunjukkan imajinasi liarnya seperti yang dikenal saat ini.
2. Perubahan Fisik dan Kepribadian (1960-an): Snoopy Mulai Berfantasi
Di era 1960-an, Snoopy mulai mengalami perubahan besar dalam desain dan karakterisasinya. Tubuhnya menjadi lebih bulat dan ekspresif, sementara posenya menjadi lebih dinamis. Pada dekade ini, ia mulai memperlihatkan sisi imajinatifnya dengan menciptakan alter ego seperti “Ace Pilot Perang Dunia I” yang terobsesi untuk mengalahkan musuhnya, Baron Merah. Snoopy juga mulai dikenal dengan kebiasaannya berbaring di atas atap rumah anjingnya, sebuah ciri khas yang ikonik hingga kini.
3. Kepopuleran Global (1970-an – 1980-an): Karakter yang Berjiwa Bebas
Pada tahun 1970-an dan 1980-an, Snoopy semakin populer dan muncul di berbagai media, termasuk acara televisi dan merchandise. Kepribadiannya yang unik dan humor yang cerdas membuatnya dicintai oleh anak-anak dan orang dewasa. Dalam periode ini, Snoopy tampil sebagai karakter yang bebas dan penuh percaya diri, sering kali terlihat “berbicara” melalui monolog internal yang tajam dan humoris.
4. Modernisasi dan Adaptasi (1990-an – 2000-an): Snoopy di Era Digital
Seiring perkembangan teknologi, Snoopy mulai muncul dalam berbagai format digital, seperti video game, film animasi, dan media sosial. Meskipun desainnya tetap setia pada gaya klasik Schulz, adaptasi baru menghadirkan Snoopy dengan animasi yang lebih halus dan suara yang lebih ekspresif, membuatnya semakin relevan bagi generasi baru.
5. Snoopy di Era Kini (2010-an – Sekarang): Ikon Pop yang Tak Lekang Waktu
Hingga hari ini, Snoopy terus muncul dalam berbagai proyek, termasuk film animasi 3D seperti The Peanuts Movie (2015). Desainnya tetap mempertahankan kesederhanaan khas Schulz, tetapi dengan animasi yang lebih hidup. Kehadirannya di media sosial dan berbagai kampanye iklan menjadikannya sebagai ikon yang terus dicintai oleh penggemar di seluruh dunia.
Dari awal kemunculannya hingga kini, Snoopy telah berevolusi dari seekor anjing sederhana menjadi karakter yang penuh warna dan inspiratif. Perjalanannya membuktikan bahwa pesonanya tidak pernah pudar, bahkan terus berkembang seiring berjalannya waktu.